Sahabat yang dirahmati Allah,
Apa yang perlu dibina didalam diri seorang Muslim bukan hanya sikap berwaspada dan berhati-hati dari menjauhi dosa. Malah tidak kurang pentingnya menanamkan sikap yang benar tentang apa dan bagaimana yang harus dilakukan ketika dosa-dosa itu terlanjur. Terdapat beberapa jalan-jalan pengampunan yang dianjurkan oleh Islam yang boleh mengurangkan azab atas dosa-dosa malah bisa menghapuskan semua dosa-dosa yang telah dilakukan.
Di antara jalan-jalan pengampunan itu adalah :
1.Taubat.
Terdapat banyak ayat-ayat Al-Qur’an, yang menyebutkan bahawa taubat itu berfungsi sebagai pengecualian dari ancaman azab yang akan diberikan kepada orang-orang yang melakukan kesalahan.
Firman Allah s.w.t. yang bermaksud :
“kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal soleh, maka mereka itu akan masuk Syurga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun.”
(Surah Maryam ayat 60)
Sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud :“Barangsiapa bertaubat kepada Allah sebelum matahari terbit dari barat, nescaya Allah akan menerima taubat orang tersebut.”
(Hadis Riwayat Muslim)
Taubat yang dimaksudkan adalah Taubat Nasuha. Sebuah taubat yang dilakukan dengan ikhlas dan benar. Bahkan itu adalah termasuk jalan yang paling besar dan luas untuk memperolehi pengampunan dari Allah s.w.t.
2.Istighfar.
Istighfar dan taubat sebenarnya tidak jauh bedanya. Kedua-duanya adalah memohon keampunan daripada Allah s.w.t. Rasulullah s.a.w .beristigfar lebih tujuh puluh kali sehari supaya lidah dan hati sentiasa menyebut dan mengingati Allah s.w.t.
Firman Allah s.w.t. yang artinya:
“Dan tidaklah Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun (istighfar)”
(Surah Al-Anfal ayat 33)
Sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud :
“Sesungguhnya syaitan itu berkata kepada Allah : ‘Demi Izzah-Mu ya Allah, aku tidak akan berhenti menggoda hamba-hamba-Mu selama nyawa-nyawa mereka masih ada dalam jasad-jasad mereka. Maka Allah s.w.t. menjawab. ‘Demi Izzah-Ku dan keagongan-Ku, Aku akan mengampuni mereka selama mereka beristighfar memohon ampun kepada-Ku.”
(Hadis Riwayat Imam Ahmad dan Al-Hakim)
3.Amal-amal Kebajikan.
Amal kebajikan yang dilakukan oleh seorang Muslim akan dilipat gandakan oleh Allah menjadi sepuluh kali atau lebih. Oleh itu amal kebaikan juga akan menjadi salah satu jalan pengampunan atas dosa-dosa kecil.
Firman Allah s.w.t yang bermaksud :
“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.”
(Surah Hud ayat 114)
Abu Dzar meriwayatkan dari hadis Rasulullah s.a.w. yang bermaksud :
“Bertakwalah kepada Allah dimana saja kamu berada, dan iringilah perbuatan buruk itu dengan perbuatan yang baik karena ia akan menghapuskannya…”
(Hadis Riwayat Tirmidzi dan Ahmad)
4.Musibah-musibah di dunia.
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :
“Sesungguhnya setiap musibah yang menimpa seorang Muslim menjadi penebus (kifarah) atas dosanya. Bahkan sampai terpeleset kakinya, luka di jari jemarinya atau pun duri yang mengenainya.”
(Hadis Riwayat Muslim dari Abu Hurairah)
Sekiranya kita sabar diatas musibah yang datang kita akan mendapat pahala diatas kesabaran kita tadi dan ia menjadi sebagai penebus dosa.Kalau kita berkeluh kesah dan tidak sabar diatas ujian tadi maka kita akan mendapat dosa diatas sifat keluh kesah tadi.
5.Siksa Kubur .
Azab Kubur adalah suatu yang mesti diyakini kebenarannya. Ia juga merupakan salah satu jalan pengampunan yang boleh meringankan azab yang ditimpakan Allah kepada hamba-hamba-Nya kerana dosa dan kesalahan yang dilakukan.Namun begitu azab kubur itu terbagi dua macam ;
Pertama : azab kubur yang dirasai oleh orang-orang kafir selama-lamanya hingga hari kiamat.
Dari Baro’ bin Azib berkata, Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud :
“Kepada orang kafir yang sudah berada di kubur dibukakan suatu pintu yang menghubungkannya dengan Neraka, maka ia akan melihat akan tempat duduknya di Neraka itu sampai hari kiamat.”
(Hadis Riwayat Ahmad)
Kedua : azab kubur yang waktunya terbatas. Azab ini di khususkan kepada dosa-dosa yang dikategorikan sebagai ringan dan disesuaikan dengan tingkat kesalahannya. Sehingga ia menjadi pengurang atau penebus azab yang akan menimpanya di akhirat nanti.
6.Do'a Orang Mukmin.
Do'a dan permohonan ampun dari orang mukmin yang diminta kepada Allah untuk diberikan kepada orang yang berdosa dan melakukan kesalahan. Tak terkecuali yang melakukan dosa itu masih hidup atau sudah meninggal dunia.
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :
“Do'a seorang Muslim untuk saudaranya sesama Muslim dengan tidak diketahuinya adalah sangat mustajab. Diatas kepalanya diutus seorang malaikat. Setiap kali ia berdo'a dan memohon kepada Allah untuk saudaranya itu suatu permohonan yang baik, maka meng’amin’kannya. Dan sesungguhnya untukmu seperti yang engkau mohonkan untuk saudaramu itu.”
(Hadis Riwayat Muslim dari Abu Darda’)
7.Hadiah Pahala Untuk Muslim (yang telah meninggal dunia)
Apa yang dihadiahkan seorang Muslim yang masih hidup kepada saudaranya yang telah meninggal dunia. Hadiah tersebut berupa pahala sedekah, haji dan seumpamanya.
Para ulama’ sependapat bahawa apabila meninggal dunia seorang Muslim maka ia masih dapat memperoleh manfaat dari orang yang masih hidup lantaran dua perkara :
Pertama : yang sumbernya dari orang yang mati itu sendiri ketika ia masih hidup seperti amal jariah.
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :
“Apabila meninggal dunia seorang anak Adam maka putuslah segala amalannya kecuali tiga iaitu sedekah yang ditinggalkan semasa hidupnya, ilmu yang di manfaatkan dan anak yang soleh yang mendoakan kedua ibu bapanya.”
Kedua : do'a kaum muslimin untuknya, pahala sedekah yang di peruntukkan kepadanya, haji dan lainnya. Ada pun pahala dari amal-amal seperti membaca Al-Quran, zikir dan lain-lain menurut Imam Ahmad dan Imam Abu Hanifah boleh sampai kepada si-mati tersebut kalau memang dihadiahkan kepadanya .
8.Syafa’at Dari Mereka Yang Berhak Memberi Syafa’at :
Diantara jalan pengampunan yang lain ialah syafa’at dari mereka yang diizinkan Allah untuk memberi syafa’at. Syafa’at untuk meringankan atau membebaskan orang-orang yang harus mendapat siksaan di akhirat nanti. Mereka-mereka yang diberi keistimewaan adalah seperti berikut :
Pertama : Rasulullah s.a.w. ; Syafa’at untuk meringankan siksa keatas orang-orang tertentu seperti bapa saudara baginda Abu Talib, begitu juga syafa’at baginda ke atas orang-orang yang melakukan dosa-dosa besar agar boleh dikeluarkan dari Neraka.
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :
“Diantara syafa’atku ialah untuk orang yang melakukan doas besar dikalangan umatku.”
(Hadis Riwayat Abu Daud)
Kedua : Para Malaikat, para Nabi-nabi dan orang-orang yang beriman ;
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :
“…maka para malaikat telah memberi syafa’at, para nabi sudah memberi syafa’at, orang-orang beriman telah pun memberi syafa’at… maka tidak ada lagi kecuali Zat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kemudian setelah berkata demikian Allah mengambil dengan sekali genggaman-Nya itu dari Neraka orang-orang yang belum pernah berbuat kebaikan sedikitpun…”
(Hadis Riwayat Muslim)
Namun begitu, syafa’at hanya berlaku untuk orang-orang yang memang dihatinya ada Tauhid meskipun sebesar atom.Syafa’at tidak berlaku untuk mereka yang memang harus kekal dalam Neraka seperti orang-orang kafir. Maka jika begitu kita mesti berhati-hati jangan sampai terjejas akidah kita kepada Allah s.w.t.
9.Ampunan dan Kemaafan Allah s.w.t. diluar Safa’at-Nya.
Ini adalah jalan pengampunan terakhir.Keampunan daripada-Nya yang boleh meringankan atau menghapuskan sama sekali azab yang sepatutnya di terima oleh sesaorang yang melakukan dosa dan kesalahan didunia.
Firman Allah s.w.t. yang bermaksud :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syrik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu (syirik), bagi siapa yang dikehendaki-Nya.”
(Surah An-Nisaa’ ayat 48)
Sahabat yang dimuliakan,
Ini adalah jalan pengampunan yang terakhir. Semuanya bergantung kepada kehendak Allah s.w.t..Untuk mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki selain daripada dosa syirik.Adapun mereka yang tidak diampuni dosanya maka mereka terpaksa memasuki Neraka terlebih dahulu untuk membersihkan keimanannya daripada kotoran dosa-dosanya.
Jalan-jalan pengampunan telah dihamparkan di hadapan kita. Terpulang pada kita sejauhmana kita memerlukan pengampunan itu. Sebelum pertanyaan itu diajukan kepada umat Islam sebagai sebuah komuniti justeru ia terlebih dahulu pasti diajukan kepada diri-diri insan Muslim.
Firman Allah s.w.t yang bermaksud ;
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada Syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.”
(Surah Ali Imran ayat 133)
Semoga bermanfaat.
sumber:Catatan Akhi Abu Basyer
Read More..
Sifat Api Neraka dan Ahlinya
Labels: Renungan Islam
Sahabat yang dirahmati Allah,
Siapakah mayoritas penghuni Neraka?
Nabi s.a.w. bersabda yang bermaksud : "Dan aku melihat ke dalam Neraka, maka aku dapat melihat kebanyakan penghuninya adalah terdiri daripada golongan wanita.”
Kenapakah majoriti penghuni Neraka ini adalah wanita?
Apabila Rasulullah s.a.w melawat ke dalam Neraka maka baginda s.a.w melihat kebanyakkan penghuninya adalah daripada kalangan wanita. Apakah kesalahan dan dosa yang mereka lakukan sehingga dikatakan menjadi penghuni paling ramai di Neraka. Na’uzubillahiminzalik!!
Sahabat yang dimuliakan,Abul-Laits meriwayatkan dengan sanatnya dari Abu Hurairah r.a berkata : Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud : "Api Neraka telah dinyalakan selama seribu tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun hingga putih, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga hitam gelap, bagaikan malam gelap kelam."
Sabda Nabi s.a.w. yang bermaksud : " Sesungguhnya seringan-ringan siksa ahli Neraka iaitu seorang yang bersandal (selipar) dari api Neraka, dan dapat mendidihkan otaknya, seolah-olah di telinganya ada api, dan giginya berapi dan di bibirnya ada wap api, dan keluar ususnya dari bawah kakinya, bahkan ia merasa bahawa dialah yang terberat siksanya dari semua ahli Neraka, padahal ia sangat ringan siksanya dari semua ahli Neraka."
Sahabat yang dihormati,Marilah sama-sama kita insaf dan bertaubat kepada Allah s.w.t. Jauhkanlah diri kita daripada perbuatan dan amalan yang akan menjerumuskan kita kedalam api Neraka yang amat dahsyat sekali.
Oleh itu, wahai saudaraku sekelian, marilah sama-sama kita selamatkan diri kita, ahli keluarga, jiran tetangga, sahabat handai, saudara mara dan masyarakat kita. Dengan mengajak mereka untuk kembali mengambil Islam sebagai cara hidup. Hanya Islam agama yang diredhai Allah.
Sebagai suami dan ayah perlulah kita mendidik isteri dan anak -anak perempuan kita dengan tarbiyah kerana wanita itu akalnya senipis rambutnya. Dijadikan wanita itu daripada tulang rusuk yang bengkok, untuk luruskannya perlu kepada lelaki yang beriman kepada Allah. Dari itu didiklah mereka dengan tarbiyah Islamiyyah secara yang berhikmah.
Kasihanilah mereka, tanpa lelaki yang beriman tidak mungkin akan melahirkan wanita yang solehah. Akal wanita senipis rambutnya, tebalkan dia dengan ilmu agama. Hatinya serapuh kaca, kuatkan dia dengan iman dan takwa kepada Allah. Perasaannya selembut sutera, hiasilah dengan akhlak mulia. Jangan jinakkan wanita dengan harta kerana nanti mereka akan semakin liar. Jangan hiburkan mereka dengan kecantikan kerana nanti mereka akan menderita.
Kenalkan mereka dengan Zat Allah yang kekal, disitulah punca kekuatan dunia. Suburkan mereka dengan nikmat iman dan Islam kerana dari situlah nantinya mereka akan lihat nilaian dan keadilan Rabb, Tuhan sekalian alam. Bisikan ke telinga mereka bahawa kelembutan bukan kelemahan dan ianya bukan diskriminasi Allah, sebaliknya disitulah kasih sayang Allah. Tanpa iman, ilmu dan akhlak mereka tidak akan lurus, malah akan semakin bengkok. Itulah hakikatnya seandainya mereka tidak kenal Allah. Bila wanita menjadi derhaka pasti dunia lelaki akan menjadi huru hara. Jinakkan diri mereka untuk mentaati Allah s.w.t.
Semoga bermanfaat.
sumber:Catatan Akhi Abu Basyer
Shared By Catatan Catatan Islami Pages
Read More..
Siapakah mayoritas penghuni Neraka?
Nabi s.a.w. bersabda yang bermaksud : "Dan aku melihat ke dalam Neraka, maka aku dapat melihat kebanyakan penghuninya adalah terdiri daripada golongan wanita.”
Kenapakah majoriti penghuni Neraka ini adalah wanita?
Apabila Rasulullah s.a.w melawat ke dalam Neraka maka baginda s.a.w melihat kebanyakkan penghuninya adalah daripada kalangan wanita. Apakah kesalahan dan dosa yang mereka lakukan sehingga dikatakan menjadi penghuni paling ramai di Neraka. Na’uzubillahiminzalik!!
Ini disebabkan ramai kaum wanita yang tidak menunaikan hak suami. Mereka tidak berterima kasih di atas pemberian suami dan tidak menjaga kehormatan diri ketika suami tidak ada di rumah. Mereka tidak menutup aurat daripada orang yang bukan muhram dan ramai pula di kalangan mereka keluar dari rumah dengan bermacam-macam perhiasan dan persolekan, memakai minyak wangi dan membiarkan bau wangi itu dicium oleh orang yang bukan mahramnya. Sedangkan dia berhadapan dengan suaminya dengan pakaian yang buruk dan badan yang berbau busuk. Inilah di antara sebab-sebab yang mengakibatkan ramai di kalangan wanita yang akan masuk Neraka.
Sahabat yang dimuliakan,Abul-Laits meriwayatkan dengan sanatnya dari Abu Hurairah r.a berkata : Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud : "Api Neraka telah dinyalakan selama seribu tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun hingga putih, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga hitam gelap, bagaikan malam gelap kelam."
Sabda Nabi s.a.w. yang bermaksud : " Sesungguhnya seringan-ringan siksa ahli Neraka iaitu seorang yang bersandal (selipar) dari api Neraka, dan dapat mendidihkan otaknya, seolah-olah di telinganya ada api, dan giginya berapi dan di bibirnya ada wap api, dan keluar ususnya dari bawah kakinya, bahkan ia merasa bahawa dialah yang terberat siksanya dari semua ahli Neraka, padahal ia sangat ringan siksanya dari semua ahli Neraka."
Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik r.a. berkata : "Jibril datang kepada Nabi s.a.w. pada saat yang tiada biasa datang dalam keadaan yang berubah mukanya, maka ditanya oleh Nabi s.a.w. : 'Mengapa aku melihat kau berubah muka?'
Jawabnya : 'Ya Muhammad aku datang kepadamu pada sa'at di mana Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api Neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahawa Neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya.'
Lalu Nabi s.a.w. bersabda : 'Ya Jibril jelaskan kepadaku sifat Jahannam!'
Jawabnya, 'Ya ketika Allah menjadikan Jahannam maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun hingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum nescaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya. Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli Neraka itu digantung di antara langit dan bumi nescaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut Allah dalam al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit nescaya akan cair sampai ke bawah bumi yang ketujuh.'
'Demi Allah yang mengutusmu dengan hak, andaikan seorang di hujung barat tersiksa nescaya akan terbakar orang-orang yang dihujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasan besi, dan minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potong-potongan api. Api Neraka itu ada mempunyai TUJUH pintu, tiap-tiap pintu ada bahagian yang tertentu dari orang lelaki dan perempuan.'
Nabi s.a.w. bertanya : 'Apakah pintu-pintu bagaikan pintu-pintu rumah-rumah kami?'
Jawabnya : " Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya dari bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan tujuh puluh ribu tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain tujuh puluh kali lipat ganda, maka digiring ke sana musuh-musuh Allah sehingga bila telah sampai ke pintunya disambut oleh Malaikat-malaikat Zabaniyah dengan rantai dan belenggu, maka rantai itu di masukkan ke dalam mulut mereka hingga tembus ke dubur, dan diikat tangan kirinya ke lehernya, sedang tangan kanannya dimasukkan dalam dada dan tembus ke bahunya, dan tiap manusia diganding dengan syaitannya lalu diseret tersungkur mukanya sampai dipukul oleh para Malaikat dengan pukul besi, tiap mereka ingin keluar kerana sangat risau maka ditanam ke dalamnya, kemudian Nabi s.a.w bertanya : 'Siapakah penduduk masing-masing pintu?'
Jawabnya :
'Pintu yang terbawah (pertama) untuk orang-orang Munafik, dan orang-orang kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat Nabi Isa a.s. serta keluarga Fir'aun sedang namanya Alhawiyah.
Pintu kedua, tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim.
Pintu ketiga, tempat orang-orang Shobi'in bernama Saqar.
Pintu keempat, tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum Majusi bernama Ladha.
Pintu kelima, orang Yahudi bernama Huthomah.
Pintu keenam, tempat orang Kristian (Nashara) bernama Sa'ier.
Kemudian Jibril diam segan pada Rasulullah s.a.w. sehingga Nabi s.a.w. tanya : "Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ketujuh?'
Jawabnya : 'Di dalamnya orang-orang yang berdosa besar dari umatmu yang sampai mati belum sempat bertaubat'. Maka Nabi s.a.w jatuh pingsan ketiaka mendengar keterangan itu, sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi s.a.w di pangkuan Jibril sehingga sedar kembali, dan ketika sudah sadar Nabi s.a.w bersabda ; "Ya Jibril sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari umatku yang akan masuk ke dalam Neraka?
Jawabnya ; 'Ya , yaitu orang yang berdosa besar dari umatmu.'
Sahabat yang dihormati,Marilah sama-sama kita insaf dan bertaubat kepada Allah s.w.t. Jauhkanlah diri kita daripada perbuatan dan amalan yang akan menjerumuskan kita kedalam api Neraka yang amat dahsyat sekali.
Oleh itu, wahai saudaraku sekelian, marilah sama-sama kita selamatkan diri kita, ahli keluarga, jiran tetangga, sahabat handai, saudara mara dan masyarakat kita. Dengan mengajak mereka untuk kembali mengambil Islam sebagai cara hidup. Hanya Islam agama yang diredhai Allah.
Sebagai suami dan ayah perlulah kita mendidik isteri dan anak -anak perempuan kita dengan tarbiyah kerana wanita itu akalnya senipis rambutnya. Dijadikan wanita itu daripada tulang rusuk yang bengkok, untuk luruskannya perlu kepada lelaki yang beriman kepada Allah. Dari itu didiklah mereka dengan tarbiyah Islamiyyah secara yang berhikmah.
Kasihanilah mereka, tanpa lelaki yang beriman tidak mungkin akan melahirkan wanita yang solehah. Akal wanita senipis rambutnya, tebalkan dia dengan ilmu agama. Hatinya serapuh kaca, kuatkan dia dengan iman dan takwa kepada Allah. Perasaannya selembut sutera, hiasilah dengan akhlak mulia. Jangan jinakkan wanita dengan harta kerana nanti mereka akan semakin liar. Jangan hiburkan mereka dengan kecantikan kerana nanti mereka akan menderita.
Kenalkan mereka dengan Zat Allah yang kekal, disitulah punca kekuatan dunia. Suburkan mereka dengan nikmat iman dan Islam kerana dari situlah nantinya mereka akan lihat nilaian dan keadilan Rabb, Tuhan sekalian alam. Bisikan ke telinga mereka bahawa kelembutan bukan kelemahan dan ianya bukan diskriminasi Allah, sebaliknya disitulah kasih sayang Allah. Tanpa iman, ilmu dan akhlak mereka tidak akan lurus, malah akan semakin bengkok. Itulah hakikatnya seandainya mereka tidak kenal Allah. Bila wanita menjadi derhaka pasti dunia lelaki akan menjadi huru hara. Jinakkan diri mereka untuk mentaati Allah s.w.t.
Semoga bermanfaat.
sumber:Catatan Akhi Abu Basyer
Shared By Catatan Catatan Islami Pages
Read More..
Kematian Sangatlah Dekat Dengan Kita
Labels: Renungan Islam
Bismillahirrohmanirrohim
Distribusi manusia meninggal dunia (tahun)
Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 - 70 tahun (mayoritas)
pukul rata manusia meninggal dunia antara usia kurang lebih 65 tahun beruntung yang di berikan umur panjang dan di manfaatkan sisa umurnya.
Baligh = Start untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama hidup di dunia???
Laki-laki Baligh kurang lebih 15 tahun
Wanita Baligh kurang lebih 12 tahun
Usia yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus :
MATI-BALIGH = Sisa USIA ???? ... 65-15 = 50 tahun
Lalu 50 tahun ini di gunakan untuk apa saja ?
12 jam siang hari
12 jam malam hari... 4 jam satuhari satumalam
Mari kita tela?ah bersama.
Waktu kita tidur kurang lebih 8 jam/hari
dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur 18250 hari x 8 jam = 146000 jam = 16 tahun, 7 bulan.
di bulatkan jadi 17 tahun.
Logikanya: Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis digunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selama-lamanya.
Catatan: Yang lebih bermasalah lagi bagi mereka yang tumor alias tukang molor, bisa jadi 12 jam/hari = 25 tahun habis tertidur,!!! Hati-hati dengan penyakit TUMOR.??!!
Waktu aktivitas di siang hari kurang lebih 12 jam
dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas : 18250 hari x 12 jam = 219000 jam = 25 tahun.
Aktivitas disiang hari : Ada yang bekerja, atau bercinta.. ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling sambil maling,??
dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang tidak bisa disamaratakan satu dengan yang lain.
Waktu aktivitas santai atau rilexsasi kurang lebih 4 jam.
dalam 50 tahun waktu yang dipakai rilexsasi 18250 hari x 4 jam = 73000 jam = 8 tahun.
Realisasi relaxsasi biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang belajar mati-matian/bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin dihabiskan termenung dibuai khayalan.???
17 tahun + 25 tahun + 8 tahun = 50 tahun Plus..Plos/Balance.
Tidur??Ngelembur??Nganggur
Lalu kapan Ibadahnya???
Padahal Manusia diciptakan-Nya tiada lain dan tiada bukan untuk semua dan segalanya hanyalah beribadah kepa-Nya, karena satu yang pasti kita akan kembali ke alam hakiki Illahi.
Maut datang menjemput tak pernah bersahut.
Malaikat datang menuntut untuk menrenggut.
Manusia tak kuasa untuk berbicara...
Tuhan Maha Kuasa atas Syurga dan Neraka.???
Memang benar!! kuliah itu ibadah, kalau niat kuliahnya untuk ibadah, lha wong kita mah kuliah mau nyari ijasah, bakal nanti bekerja agar mudah mencari nafkah..
Memang benar!! bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana?? Orang kita bekerja sikut sana sikut sini, banting tulang banting orang, tujuan utamanya cari uang buat beli barang-barang biar dipandang orang-orang?..
Jarang orang menolak di puji dan di puja tatkala mereka berjaya ???
pernah kita membaca Bismillah saat hendak berangkat kuliah tapi sayang hanya sekedar pernah?
pernah kita berniat mulia saat hendak mencari nafkah, tapi semuanya terlupa ketika melihat gemerlapnya dunia.
Lalu kapan Ibadahnya??
Ooh, mungkin saat sholat yang 5 waktu itu dianggap cukup.?!
karena kita pikir, Sholat begitu besar pahalanya, sholat amalan yang dihisab paling pertama, sholat jalan untuk membuka pintu Syurga??? Kenapa kita harus cukup kalau ibadah kita hanyalah sholat kita.!!!
Berapa sholat kita dalam 50 tahun?
1x sholat = kurang lebih 10 menit?... 5x sholat kurang lebih 1 jam.
Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai sholat = 18250 hari x 1 jam = 18250 jam = 2 tahun.
ini dengan asumsi semua sholat kita diterima Allah SWT.
Kesimpulan: Waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk sholat???
2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita..??? itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan diterima.
Dan sekiranya sholat kita selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan dosa-dosa kita selama 50 tahun, dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap Orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang dosa..
Logika dari logikanya:
Bukan suatu yang tidak mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian.
Terlalu banyak waktu yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana...
Solusi:
Tiada kata terlambat walaupun waktu bergulir begitu cepat, isilah dengan sesuatu yang bermanfaat, Jangan tunda-tunda lagi??
Ingat Malaikat Maut akan datang kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja. Akhirat adalah tujuan kita yang terakhir.!! Apakah kita siap menyambut Malaikat Maut kapan saja dimana saja???
sumber : kaskus
Read More..
Distribusi manusia meninggal dunia (tahun)
Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 - 70 tahun (mayoritas)
pukul rata manusia meninggal dunia antara usia kurang lebih 65 tahun beruntung yang di berikan umur panjang dan di manfaatkan sisa umurnya.
Baligh = Start untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama hidup di dunia???
Laki-laki Baligh kurang lebih 15 tahun
Wanita Baligh kurang lebih 12 tahun
Usia yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus :
MATI-BALIGH = Sisa USIA ???? ... 65-15 = 50 tahun
Lalu 50 tahun ini di gunakan untuk apa saja ?
12 jam siang hari
12 jam malam hari... 4 jam satuhari satumalam
Mari kita tela?ah bersama.
Waktu kita tidur kurang lebih 8 jam/hari
dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur 18250 hari x 8 jam = 146000 jam = 16 tahun, 7 bulan.
di bulatkan jadi 17 tahun.
Logikanya: Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis digunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selama-lamanya.
Catatan: Yang lebih bermasalah lagi bagi mereka yang tumor alias tukang molor, bisa jadi 12 jam/hari = 25 tahun habis tertidur,!!! Hati-hati dengan penyakit TUMOR.??!!
Waktu aktivitas di siang hari kurang lebih 12 jam
dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas : 18250 hari x 12 jam = 219000 jam = 25 tahun.
Aktivitas disiang hari : Ada yang bekerja, atau bercinta.. ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling sambil maling,??
dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang tidak bisa disamaratakan satu dengan yang lain.
Waktu aktivitas santai atau rilexsasi kurang lebih 4 jam.
dalam 50 tahun waktu yang dipakai rilexsasi 18250 hari x 4 jam = 73000 jam = 8 tahun.
Realisasi relaxsasi biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang belajar mati-matian/bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin dihabiskan termenung dibuai khayalan.???
17 tahun + 25 tahun + 8 tahun = 50 tahun Plus..Plos/Balance.
Tidur??Ngelembur??Nganggur
Lalu kapan Ibadahnya???
Padahal Manusia diciptakan-Nya tiada lain dan tiada bukan untuk semua dan segalanya hanyalah beribadah kepa-Nya, karena satu yang pasti kita akan kembali ke alam hakiki Illahi.
Maut datang menjemput tak pernah bersahut.
Malaikat datang menuntut untuk menrenggut.
Manusia tak kuasa untuk berbicara...
Tuhan Maha Kuasa atas Syurga dan Neraka.???
Memang benar!! kuliah itu ibadah, kalau niat kuliahnya untuk ibadah, lha wong kita mah kuliah mau nyari ijasah, bakal nanti bekerja agar mudah mencari nafkah..
Memang benar!! bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana?? Orang kita bekerja sikut sana sikut sini, banting tulang banting orang, tujuan utamanya cari uang buat beli barang-barang biar dipandang orang-orang?..
Jarang orang menolak di puji dan di puja tatkala mereka berjaya ???
pernah kita membaca Bismillah saat hendak berangkat kuliah tapi sayang hanya sekedar pernah?
pernah kita berniat mulia saat hendak mencari nafkah, tapi semuanya terlupa ketika melihat gemerlapnya dunia.
Lalu kapan Ibadahnya??
Ooh, mungkin saat sholat yang 5 waktu itu dianggap cukup.?!
karena kita pikir, Sholat begitu besar pahalanya, sholat amalan yang dihisab paling pertama, sholat jalan untuk membuka pintu Syurga??? Kenapa kita harus cukup kalau ibadah kita hanyalah sholat kita.!!!
Berapa sholat kita dalam 50 tahun?
1x sholat = kurang lebih 10 menit?... 5x sholat kurang lebih 1 jam.
Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai sholat = 18250 hari x 1 jam = 18250 jam = 2 tahun.
ini dengan asumsi semua sholat kita diterima Allah SWT.
Kesimpulan: Waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk sholat???
2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita..??? itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan diterima.
Dan sekiranya sholat kita selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan dosa-dosa kita selama 50 tahun, dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap Orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang dosa..
Logika dari logikanya:
Bukan suatu yang tidak mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian.
Terlalu banyak waktu yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana...
Solusi:
Tiada kata terlambat walaupun waktu bergulir begitu cepat, isilah dengan sesuatu yang bermanfaat, Jangan tunda-tunda lagi??
Ingat Malaikat Maut akan datang kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja. Akhirat adalah tujuan kita yang terakhir.!! Apakah kita siap menyambut Malaikat Maut kapan saja dimana saja???
sumber : kaskus
Read More..
Mendidik Anak
Labels: Ahlak, Keluarga, wacana islam
1. Muliakanlah hidup anak anda dengan nama panggilan yang baik. Nama panggilan yang kurang baik akan menyebabkan anak anda malu dan merasa rendah diri.(Dalam Islam sendiri nama panggilan yang baik adalah digalakkan).
2. Berikan anak anda pelukkan setiap hari (Kajian menunjukkan anak yang dipeluk setiap hari akan mempunyai kekuatan IQ yg lebih kuat daripada anak yang jarang dipeluk)
3. Pandanglah anak anda dengan pandangan kasih sayang (Pandangan ini akan membuatkan anak anda lebih yakin diri apabila berhadapan dengan orang di sekitarnya)
4. Berikan peneguhan setiap kali anak anda berbuat kebaikan (Berilah pujian, pelukkan, ciuman, hadiah atau pun sekurang-kurangnya senyuman untuksetiap kebaikan yang dilakukannya).
5. Janganlah mengharapkan anak anda yang belum matang itu melakukan sesuatu perbuatan baik secara berterusan, mereka hanya kanak-kanak yang sedang berkembang. Perkembangan mereka membuatkan mereka ingin mengalami setiap perkara termasuklah berbuat silap.
6. Apabila anda berhadapan dengan masalah kerja dan keluarga, pilihlah keluarga (Seorang penulis menyatakan anak-anak terus membesar. Masa itu terus berlalu dan tak akan kembali).
7. Di dalam membesarkan dan mendidik anak-anak, janganlah anda mengeluh. Keluhan akan membuatkan anak-anak merasakan diri mereka beban.
8. Dengarlah cerita anak anda, cerita itu tak akan dapat anda dengarkan lagi pada masa akan datang. (Tunggu giliran anda untuk bercakap. Ini akan mengajar anak anda tentang giliran untuk bercakap)
9. Tenangkan anak anda setiap kali mereka memerlukannya.
10. Tunjukkan kepada anak anda bagaimana cara untuk menenangkan diri. Mereka akan menirunya.
11. Buatkan sedikit persediaan untuk anak-anak menyambut hari jadinya. Sediakanlah hadiah harijadi yang unik walaupun harganya murah. Keunikan akan membuatkan anak anda belajar menghargai. (Anak-anak yang datang dari lingkungan keluarga yang menghargai akan belajar menghargai orang lain).
12. Kemungkinan anak kita menerima pengajaran bukan pada kali pertama belajar. Mereka mungkin memerlukan kita mengajar mereka lebih daripada sekali.
13. Luangkanlah masa bersama anak anda diluar rumah, peganglah tangan anak-anak apabila anda berjalan dengan mereka. Mereka tentu akan merasa kepentingan kehadiran mereka dalam kehidupan anda suami isteri.
14. Dengarlah mimpi ngeri anak-anak anda. Mimpi ngeri mereka adalah begitu real dalam dunia mereka.
15. Hargailah permainan kesayangan anak anda. Mereka juga dalam masa yang sama akan menghargai barang-barang kesayangan anda. Hindari dari membuang barang kesayangan mereka walaupun sudah rusak. Mintalah ijin mereka terlebih dahulu sebelum berbuat demikian.
16. Janganlah membiarkan anak-anak anda tidur tanpa ciuman selamat malam.
17. Terimalah yang kadang kala anda bukanlah ibubapa yang sempurna. Ini akan mengurangkan stress menjadi ibu bapa.
18. Jangan selalu membawa bebanan kerja sehari-hari ke rumah. Anak-anak akan belajar bahwa pekerjaan selalu lebih penting daripada keluarga.
19. Anak menangis untuk melegakan keresahan mereka tetapi kadangkala cuma untuk sound effect saja. Bagaimanapun dengarilah mereka, dua puluh tahun dari sekarang anda pula yang akan menangis apabila rumah mula terasa sunyi. Anak-anak anda mula sibuk mendengar tangisan anak mereka sendiri.
20. Anak-anak juga mempunyai perasaan seperti anda.
Anak ibarat kain yang putih tergantung pada anda untuk mewarnainya...
semuanya di tangan anda ..
Fikirkanlah....
Nampak mudah tapi bermakna.....
Semoga yang pendek ini bermanfaat...
sumber :Tazkirah umum
Edited And Shared By Catatan Catatan Islami Pages
Read More..
2. Berikan anak anda pelukkan setiap hari (Kajian menunjukkan anak yang dipeluk setiap hari akan mempunyai kekuatan IQ yg lebih kuat daripada anak yang jarang dipeluk)
3. Pandanglah anak anda dengan pandangan kasih sayang (Pandangan ini akan membuatkan anak anda lebih yakin diri apabila berhadapan dengan orang di sekitarnya)
4. Berikan peneguhan setiap kali anak anda berbuat kebaikan (Berilah pujian, pelukkan, ciuman, hadiah atau pun sekurang-kurangnya senyuman untuksetiap kebaikan yang dilakukannya).
5. Janganlah mengharapkan anak anda yang belum matang itu melakukan sesuatu perbuatan baik secara berterusan, mereka hanya kanak-kanak yang sedang berkembang. Perkembangan mereka membuatkan mereka ingin mengalami setiap perkara termasuklah berbuat silap.
6. Apabila anda berhadapan dengan masalah kerja dan keluarga, pilihlah keluarga (Seorang penulis menyatakan anak-anak terus membesar. Masa itu terus berlalu dan tak akan kembali).
7. Di dalam membesarkan dan mendidik anak-anak, janganlah anda mengeluh. Keluhan akan membuatkan anak-anak merasakan diri mereka beban.
8. Dengarlah cerita anak anda, cerita itu tak akan dapat anda dengarkan lagi pada masa akan datang. (Tunggu giliran anda untuk bercakap. Ini akan mengajar anak anda tentang giliran untuk bercakap)
9. Tenangkan anak anda setiap kali mereka memerlukannya.
10. Tunjukkan kepada anak anda bagaimana cara untuk menenangkan diri. Mereka akan menirunya.
11. Buatkan sedikit persediaan untuk anak-anak menyambut hari jadinya. Sediakanlah hadiah harijadi yang unik walaupun harganya murah. Keunikan akan membuatkan anak anda belajar menghargai. (Anak-anak yang datang dari lingkungan keluarga yang menghargai akan belajar menghargai orang lain).
12. Kemungkinan anak kita menerima pengajaran bukan pada kali pertama belajar. Mereka mungkin memerlukan kita mengajar mereka lebih daripada sekali.
13. Luangkanlah masa bersama anak anda diluar rumah, peganglah tangan anak-anak apabila anda berjalan dengan mereka. Mereka tentu akan merasa kepentingan kehadiran mereka dalam kehidupan anda suami isteri.
14. Dengarlah mimpi ngeri anak-anak anda. Mimpi ngeri mereka adalah begitu real dalam dunia mereka.
15. Hargailah permainan kesayangan anak anda. Mereka juga dalam masa yang sama akan menghargai barang-barang kesayangan anda. Hindari dari membuang barang kesayangan mereka walaupun sudah rusak. Mintalah ijin mereka terlebih dahulu sebelum berbuat demikian.
16. Janganlah membiarkan anak-anak anda tidur tanpa ciuman selamat malam.
17. Terimalah yang kadang kala anda bukanlah ibubapa yang sempurna. Ini akan mengurangkan stress menjadi ibu bapa.
18. Jangan selalu membawa bebanan kerja sehari-hari ke rumah. Anak-anak akan belajar bahwa pekerjaan selalu lebih penting daripada keluarga.
19. Anak menangis untuk melegakan keresahan mereka tetapi kadangkala cuma untuk sound effect saja. Bagaimanapun dengarilah mereka, dua puluh tahun dari sekarang anda pula yang akan menangis apabila rumah mula terasa sunyi. Anak-anak anda mula sibuk mendengar tangisan anak mereka sendiri.
20. Anak-anak juga mempunyai perasaan seperti anda.
Allah SWT berfirman :
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At Tahrim: 6 ).
Rosululloh SAW bersabda :
"Apabila manusia mati maka terputuslah amalannya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, atau anak shaleh yang mendo'akannya." (HR. Muslim, dari Abu Hurairah)
Anak ibarat kain yang putih tergantung pada anda untuk mewarnainya...
semuanya di tangan anda ..
Fikirkanlah....
Nampak mudah tapi bermakna.....
Semoga yang pendek ini bermanfaat...
sumber :Tazkirah umum
Edited And Shared By Catatan Catatan Islami Pages
Read More..
Noda Yang Menghancurkan Ibadah
Labels: Ahlak, Keluarga, Personality, Perspektif, Renungan Islam, Tips, wacana islam
Banyak orang beranggapan bahwa kualitas ibadah hanya ditentukan oleh syarat, rukun, dan kekhusyukan dalam pelaksanaannya. Misalnya, sholat yang berkualitas adalah yang didahului oleh wudhu yang betul, suci pakaian dan tempatnya, serta khusyuk dalam melakukan setiap rukunnya. Demikian pula dengan ibadah-ibadah yang lain.
Saad bin Abi Waqqash RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang rahasia agar ibadah dan doa-doanya cepat dikabulkan. Rasulullah SAW tidak mengajari Sa'ad tentang syarat, rukun, ataupun kekhusyukan.
Ada teguran yang hendak disampaikan Rasulullah SAW lewat hadist di atas. Yaitu, bahwa kebanyakan manusia cenderung memperhatikan 'kulit luar', tapi lupa akan hal-hal yang lebih penting dan fundamental.
Setiap Muslim pasti mengetahui bahwa sholat atau haji mesti dilakukan dengan pakaian yang suci. Pakaian yang kotor akan menyebabkan ibadah tersebut tidak sah atau ditolak. Namun, betapa banyak di antara kaum Muslim yang lupa dan lalai bahwa makanan yang diperolehi dari cara-cara yang kotor juga akan berakhir dengan ditolaknya ibadah dan munajat kita.
Dalam hadis lain yang dinukil Ibnu Rajab al-Hanbali, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang di dalam tubuhnya terdapat bagian yang tumbuh dari harta yang tidak halal, maka nerakalah tempat yang layak baginya."
Di sinilah terlihat dengan jelas, hubungan antara kualitas ibadah dan sumber penghasilan. Bahkan, karena ingin memastikan bahwa semua yang dimakan berasal dari sumber yang halal, para Nabi dan Rasul menekuni suatu pekerjaan secara langsung untuk menghidupi diri dan keluarga mereka.
Nabi Daud a.s adalah seorang penempa besi dan penjahit, Nabi Zakaria a.s seorang tukang kayu, Rasulullah SAW adalah seorang pedagang, dan seterusnya. Demikian pula dengan para sahabat yang mulia; mayoritas kaum Muhajirin berkerja sebagai pedagang, sementara kaum Ansar mengendalikan hidupnya dari pertanian.
Selain daripada itu, ketika seseorang bergelimang dengan harta yang haram, dan dia menafkahi keluarganya dengan harta tersebut, sebenarnya ia tidak hanya menodai ibadahnya sendiri. Tapi, juga menodai ibadah dan masa depan anak-isterinya.
Wa Allahu a'lam
Sumber Artikel* : KCB Yahoo groups, Abdullah Hakam Shah MA, republik
saduran : www.iluvislam.com
Read More..
Saad bin Abi Waqqash RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang rahasia agar ibadah dan doa-doanya cepat dikabulkan. Rasulullah SAW tidak mengajari Sa'ad tentang syarat, rukun, ataupun kekhusyukan.
Rasulullah SAW mengatakan, "Perbaikilah apa yang kamu makan, hai Sa'ad." (HR Thabrani).
Ada teguran yang hendak disampaikan Rasulullah SAW lewat hadist di atas. Yaitu, bahwa kebanyakan manusia cenderung memperhatikan 'kulit luar', tapi lupa akan hal-hal yang lebih penting dan fundamental.
Setiap Muslim pasti mengetahui bahwa sholat atau haji mesti dilakukan dengan pakaian yang suci. Pakaian yang kotor akan menyebabkan ibadah tersebut tidak sah atau ditolak. Namun, betapa banyak di antara kaum Muslim yang lupa dan lalai bahwa makanan yang diperolehi dari cara-cara yang kotor juga akan berakhir dengan ditolaknya ibadah dan munajat kita.
Rasulullah SAW telah mengingatkan, "Demi Zat Yang menguasai diriku, jika seseorang memakan harta yang haram, maka tidak akan diterima amal ibadahnya selama 40 hari." (HR Thabrani).
Dalam hadis lain yang dinukil Ibnu Rajab al-Hanbali, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang di dalam tubuhnya terdapat bagian yang tumbuh dari harta yang tidak halal, maka nerakalah tempat yang layak baginya."
Di sinilah terlihat dengan jelas, hubungan antara kualitas ibadah dan sumber penghasilan. Bahkan, karena ingin memastikan bahwa semua yang dimakan berasal dari sumber yang halal, para Nabi dan Rasul menekuni suatu pekerjaan secara langsung untuk menghidupi diri dan keluarga mereka.
Nabi Daud a.s adalah seorang penempa besi dan penjahit, Nabi Zakaria a.s seorang tukang kayu, Rasulullah SAW adalah seorang pedagang, dan seterusnya. Demikian pula dengan para sahabat yang mulia; mayoritas kaum Muhajirin berkerja sebagai pedagang, sementara kaum Ansar mengendalikan hidupnya dari pertanian.
Selain daripada itu, ketika seseorang bergelimang dengan harta yang haram, dan dia menafkahi keluarganya dengan harta tersebut, sebenarnya ia tidak hanya menodai ibadahnya sendiri. Tapi, juga menodai ibadah dan masa depan anak-isterinya.
Seperti komentar Syekh 'Athiyah dalam Syarh al-Arbain an-Nawawiyah, "Orang tua seperti itu secara sengaja membuat ibadah dan doa anak-anaknya tertolak. Sebab, ia menjadikan tubuh mereka tumbuh dari harta yang haram."
Wa Allahu a'lam
Sumber Artikel* : KCB Yahoo groups, Abdullah Hakam Shah MA, republik
saduran : www.iluvislam.com
Read More..
Subscribe to:
Posts (Atom)

